Berbatov Mau Lihat De Ligt Berjersey Manchester United

Eks striker Manchester United, Dimitar Berbatov, berharap dapat menyaksikan Matthijs de Ligt berjersey tim yang berbasis di Old Trafford.

Matthijs de Ligt adalah bintang yang sedang jadi sorotan tim-tim elite Eropa karena performanya keren bareng Ajax Amsterdam. Baru saja berumur 19 tahun, dia telah jadi kapten tim, serta sangat kuat pada sektor barisan defensif menjadikannya sangat memesona.

Kehebatannya pada posisi bek tengah menyedot perhatian kesebelasan sekelas Barcelona. Dia jua dihubung-hubungkan bersama Liverpool karena tampil setim bersama Virgil van Dijk pada tim nasional Belanda.

Tapi, Dimitar Berbatov meminta Manchester United berbuat usaha guna membawa Matthijs De Ligt untuk membela sektor barisan defensif. Anggapannya, De Ligt adalah opsi apik sekalian bijak bagi kesebelasan berjulukan The Red Devils.

“Satu bintang yang mau aku saksikan di Old Trafford ialah pemain bertahan Ajax, Matthijs de Ligt walau aku paham tiap-tiap tim raksasa Eropa memantaunya. Aku menyaksikannya berlaga menghadapi Real Madrid, dia terlihat amat optimis buat bintang seusianya, ” tutur Berbatov dikutip Football5star. com dari Betfair.

“Memiliki kawan tim nasional sebagaimana Virgil van Dijk yang telah berlaga pada Premier League bakal memberi nilai lebih untuk klub-klub Inggris. Khususnya mereka yang mengidamkan kemampuan De Ligt. Van Dijk jelas bakal memberi tahunya seberapa baik Liga Inggris serta dapat jadi perbedaan nyata ke mana Kamu memutuskan hengkang, ” katanya.

Thomas Tuchel Senang dengan Kebangkitan PSG

Paris Saint-Germain (PSG) mengamuk di dalam lawatan menuju Stade Gaston Gerard, kamp Dijon FCO, Rabu (13/3). Tidak tanggung-tanggung, anak didik Thomas Tuchel menggilas tuan rumah 4 goal tanpa balas.

Padahal beberapa hari silam, PSG hancur lebur sehabis disingkirkan Manchester United dari Liga Champions di markas sendiri. Sehabis sukses menghajar Dijon, Tuchel menyatakan kesebelasannya telah mengabaikan tragedi beberapa hari silam.

Sekarang, Kylian Mbappe dkk makin jauh dan sukar diburu oleh semua rival di papan klasemen. Kesebelasan yang terdekat dari mereka saja, Lille OSC, memiliki jarak 17 angka. Berarti, dengan cara matematis cuma tinggal menanti masa menyaksikan kesebelasan ibukota balik lagi memenangkan gelar jawara.

“Aku telah paham bakal hasil itu sebab semua pemain merespon amat bagus sepanjang pelatihan. Semenjak awal, saya percaya para pemain dapat bangkit serta balik lagi mendapatkan keyakinan diri mereka. Kami telah menimba ilmu dari hasil negatif lalu, ” tutur juru tak-tik dari Jerman itu dilansir melalui LeFigaro.

Tak cuma senang bersama pencapaian akhir, Tuchel jua mengapresiasi performa anak asuhnya selama pertandingan. Menurut pendapatnya, Les Parisiens layak unggul dengan score telak apabila menyaksikan penguasaan bola mereka di rumput hijau.

“Hari ini, saya menyaksikan kesebelasan berlaga dengan kemampuan tinggi dan tempo yang amat cepat. Itu merupakan cara pertama guna memperlihatkan reaksi dari kesebelasan bermental jawara. Kami masih perlu memburu incaran yaitu memenangkan trofi itu, ” tutur Tuchel meneruskan.

Copyright Banyak Baca 2019
Shale theme by Siteturner